Ini 4 Dampak Orang Tua Pilih Kasih Kepada Anaknya

SHARE
Ini 4 Dampak Orang Tua Pilih Kasih Kepada Anaknya

OptiDaily.com – Perilaku pilih kasih memang terkadang tidak disadari oleh orangtua. Pilih kasih merupakan hal yang tidak disukai dan dibenci oleh anak.

Kendati demikian orangtua yang pilih kasih biasanya disebabkan oleh beberapa faktor seperti harapan orangtua kepada anak, proses kehamilannya yang sulit, orangtua punya sifat temperamen, dan fisik anak.

Perilaku orangtua yang pilih kasih kepada anaknya bisa berdampak besar lho, Bun.

Seorang psikolog anak, Fathya Arta Utami membeberkan dampak perasaan anak yang muncul akibat orangtuanya yang pilih kasih sebagai berikut.

1. Anak Merasa Tidak disayang Orang Tua

Sang anak merasa orangtuanya tidak menyanyanginya. Bila Bunda tidak menyadarinya sang anak biasanya akan lebih senang berasama teman-temannya atau berada di rumah temannya untuk mendapatkan kasih sayang dari orangtua temannya

2. Anak Merasa Tidak Berharga dan Tidak Penting

Hal yang paling buruk terjadi bila Bunda tidak sadar bila telah pilih kasih yakni sang anak merasa tidak berharga dan tidak penting ada dikehidupan Anda. Sang anak bisa saja kabur dari rumah atau dampak yang paling buruk adalah menutup diri hingga bunuh diri.

3. Anak Merasa Tidak Ada Teman Cerita

Setiap anak punya masalah yang ingin diceritakan, namun bila Bunda pilih kasih. Si kecil mungkin tidak akan bercerita kepada Bunda apa saja masalahnya atau bercerita tentang sekolahnya.

4. Anak Merasa Kurang Puas Dengan Kehidupannya

Saat berada disekolah, si kecil mungkin suka membandingkan dirinya dengan kehidupan teman-temannya yang penuh dengan kasih sayang orangtua. Si kecil mulai merasa bahwa kehidupannya kurang puas meskipun kedua orangtuanya tetap berada disampingnya.

Inilah keempat dampak bila orangtua pilih kasih. Jika Bunda tidak segera mengtisipasinya, si kecil mungkin akan tumbuh menjadi pribadi yang menutup diri dengan orangtua hingga dewasa.

Baca Juga: Ini 3 Peran Orang Tua Di Keluarga Yang Penting

Anda pun tidak akan pernah tau permasalahan sang anak dewasa nanti. Permasalahan umum yang mungkin muncul biasanya kepercayaan diri, pertemanan, dan hubungan dengan lawan jenis. (ms)

Wanita kelahiran Bogor, 1 Mei 1994. Gemar membaca dan menulis di blog. Sekarang bekerja di Media Optify Indonesia sebagai Content Writer.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY