Tips Mencegah Demam Berdarah Pada Anak Saat Musim Hujan

SHARE
tips-mencegah-demam-berdarah-pada-anak-saat-musim-hujan

Tidak dapat dipungkiri, saat musim hujan, perkembangan nyamuk Aedes Aegypti semakin meningkat. Banyaknya genangan air menjadi faktor utama penyebab jintik-jintik nyamuk berkembang biak dengan cepat.

Wajar saja, bila saat musim hujan, nyamuk marak mengigit tubuh Anda meskipun cuaca musim dingin sangat sejuk dan dingin. Dampak paling menakutkan saat tubuh terkena gigitan nyamuk Aedes Aegypti adalah penyakit Demam berdarah.

Satu gigitan Aedes Aegypti bisa membuat seseorang terkena virus dengue. Virus inilah yang akan membuat sesorang menderita Demam Berdarah Dengue atau DBD.

Sebenarnya ada cara untuk mencegah populasi nyamuk Aedes Aegypti bertambah saat musim hujan yakni dengan menerapkan 3 M (Mengubur, menguras, dan menutup).

Kuburlah barang-barang yang Anda rasa sudah tidak terpakai. Pasalnya nyamuk akan senang berada dalam barang-barang bekas yang sudah tak terpakai dan dibiarkan menumpuk. Kemudian, kurasnya baik mandi secara rutin untuk mencegah populasi jintik nyamuk semakin banyak. Nyamuk akan berkembang biak dengan mudah melalui genangan air yang udah dibiarkan lama tidak dibersihkan. Selanjutnya adalah menutup.

Apabila bak mandi sudah tidak dipakai, tutuplah agar tidak membuat nyamuk berkembang biar di bak mandi tersebut.

Demam berdarah adalah penyakit mematikan dan dapat menular. Penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti ini umumnya paling mudah menyerang anak-anak sebab kurangnya pengawasan orangtua terhadap aktivitas Anak dan lingkungannya menjadi penyebab Anak terserang DBD.

Mencegah Demam Berdarah pada anak tidaklah sulit, Ada beberapa cara yang bisa Anda tempuh sebagai pencegahan demam berdarah pada Anak. Diantaranya sebagai berikut.

Cara Ampuh Mencegah Demam Berdarah Pada Anak

Jangan Biarkan Anak Tidur Saat Waktu Aktif Nyamuk

Perlu diketahui untuk Anda, nyamuk Aedes Aegypti memiliki waktu keaktifan di jam-jam tertentu. Nyamuk mematikan ini akan keluar pada 2 jam setelah matahari terbit dan 2 jam setelah matahari tenggelam. Saat pagi hari, jangan biarkan Anak masih tertidur. Bangunkanlah untuk melakukan aktivitas seru dan menyenangkan seperti berolahraga. Saat malam hari, Anda harus memberikan perlindungan ekstra pada anak. Berikanlah baju tidur berlengan panjang dan celana panjang. Berikanlah lotion nyamuk. Bila perlu, biarkan tubuh anak tertutup selimut.

Berikan Anak Makanan Sehat

Selain melakukan pencegahan dari luar, Anda juga harus melakukan pencegahan dari dalam caranya dengan memberikan makanan sehat yang penuh dengan nutrisi, gizi, dan vitamin. Makanan sehat akan membuat imun anak menjadi lebih kuat terhadap serangan virus dan bakteri yang menyerangnya. Biasakan anak untuk mengonsumsi sayuran hijau, buah-buahan, dan juga air putih yang cukup.

Baca Juga: Cara Mengatasi Kebiasaan Anak Suka Ngompol Saat Tidur

Ajak Anak Berolahraga

Supaya Anak terbiasa untuk tidak tidur di pagi hari, Anda bisa mengajaknya untuk berolahraga seperti berkeliling ke lingkungan rumah, senam, bersepeda, atau jenis olahraga lain yang anak suka. Manfaat olahraga untuk Anak dapat membuat otot-otot tubuhnya menjadi lebih kuat dan hal ini dapat menjadi perlindungan pada Anak terhadap serangan penyakit.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY