Bagaimana Cara Untuk Menghentikan Kebiasaan Anak Ngedot

SHARE
bagaimana-cara-untuk-menghentikan-kebiasaan-anak-ngedot

Saat Anak sudah menginjak usia 7 tahun biasanya anak sudah terbiasa mengedot botol susunya. Tetapi, pada kenyataannya masih banyak anak yang masih memiliki kebiasaan ngedot padahal usianya sudah memasuki 7 tahun keatas.

Padahal, kebiasaan anak ngedot dapat dihilangkan dengan ketegasan dari orangtuanya. Salah satu psikolog anak dan keluarga Tiga Generasi, Anna Surti Ariani Mpsi, mengatakan kebiasaan ngedot anak dapat dihilangkan dengan konsistensi dan ketegasan dari orangtuanya. Ketegasan adalah kunci utama agar anak menghilangkan kebiasaan ini.

dr Anna menjelaskan apabila orangtua mempunyai niat untuk menghilangkan kebiasaan anak ngedot ini harus mempunyai sikap yang tegas. Pasalnya, jika semakin dibiarkan, anak akan menjadi ketergantungan dan sangat sulit untuk ditangani.

Lalu bagaimana cara menghilangkan kebiasaan ngedot? Cerianakita.com telah merangkum beberapa cara yang bisa ditempuh para orangtua untuk menghilangkan kebiasaan ngedot. Diantaranya sebagai berikut.

Buat Kesepatakan

Orangtua diminta untuk meminta anak memilih tanggal atau bulan apa ia tidak boleh ngedot. Anda juga bisa menentukan sendiri tanggal dan bulan jika anak menolak. Cara ini harus penuh desakan, namun masih dalam tahap halus karena anak semestinya masih bisa memilih. Intinya buat kesepakan dengan anak tanggal dan bulan apa ia tidak boleh ngedot.

Bad Behavior Chart

Sebelum menerapkan sistem bad behavior chart, anak harus memiliki good behavior chart lebih dulu. Good behavior chart digunakan saat anak memiliki perbuatan yang baik semisal menghabiskan sayuran, ia akan mendapatkan bintang dari Anda. Nah setelah semua bintang terkumpul, anak berhak mendapatkan reward. Sebaliknya jika anak mempunyai bad behavior chart semisal minum susu pakai dot, Anda wajib mengurangi bintang yang selama ini ia peroleh.

Terapkan Teknik Hitungan

Anda harus memperhatikan berapa kali anak ngedot dalam sehari. Misal hari senin Anak bisa ngedot hingga 5 kali, maka keesokan harinya, anak harus menguranginya menjadi 4 kali begitu seterusnya. Tujuannya agar anak terbiasa untuk meninggalkan kebiasaan ngedot.

Baca Juga: Cara Mengatasi Kebiasaan Anak Suka Ngompol Saat Tidur

Berikan Nasihat

Agar kebiasaan ngedot Anak berhasil, berikan nasihat yang lembut dari hati ke hati. Berikan pengertian bahwa ngedot bukan lagi hal yang baik dilakukan seusianya. Berikan solusi lain yang bisa dilakukan anak semisal bermain bersama teman-teman, berolahraga, atau kegiatan lain yang postif.

Cara ini ditempuh agar kebiasaan ngedot anak hilang dan menggantinya dengan kebiasaan-kebiasaan yang positif.

Wanita kelahiran Bogor, 1 Mei 1994. Gemar membaca dan menulis di blog. Sekarang bekerja di Media Optify Indonesia sebagai Content Writer.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY