4 Tips Atasi Anak Susah Makan Nasi

SHARE
4 Tips Atasi Anak Susah Makan Nasi

Masalah yang selalu dihadapi para orangtua saat memberi makan anaknya adalah anak enggan makan alias anak susah makan.

Biasanya anak akan cenderung lebih menghindari makan nasi dibandingkan dengan makanan lain.

Padahal nasi adalah asupan yang bagus untuk sang buah hati untuk mencukupi kebutuhan karbonhidratnya. Anak menutup mulutnya dan memilih kegiatan lain jika anda berikan nasi.

Kini Anda tak perlu bingung lagi sebab ada berbagai cara untuk mengatasi anak susah makan nasi dengan cara mengerti keinginannya. Tanyakan apakah ia lapar atau tidak sehingga Anda tidak perlu memaksa anak makan karena yang ada adalah anda akan bertengkar dengan anak.

Langkah Mengatasi Anak Susah Makan Nasi

4 Tips Atasi Anak Susah Makan Nasi

1. Coba berikan aneka makanan sumber karbohidrat lain

Anak susah makan nasi umumnya menunjukan anak bosan menyantap makanan tersebut. Anda bisa mengatasinya dengan mengenalkan dan membiasakan untuk mengonsumsi aneka bahan makanan sumber karbohidrat lain sehingga anak tidak akan mudah bosan namun sumber karbohidrat dalam tubuh anak tetap tercukupi.

Ada banyak sumber makanan yang mengandung karbohidrat seperti bihun, bubur beras, biskuit, havermout, kentang, krakers, makaroni, pasta, mie, roti, singkong, tepung sagu, tepung hunkwe, tepung singkong, tepung terigu, tepung maizena, tepung beras, talas maupun ubi. Semua bahan itu diperbolehkan dikonsumsi anak jika usianya sudah berusia 2 tahun.

2. Perhatikan Cara Mengolah Bahan Makanan

Cobalah buat makanan yang menarik agar membuat nafsu makan anak meningkat. Misalnya anda membuat kue dari tepung atau aneka snack dari bahan-bahan yang mengandung karbohidrat. Cara ini memang paling ampuh karena anak akan penasaran dan buat anak doyan makan.

3. Jangan Lupa Berikan Buah & Sayur

Buah dan sayur juga mengandung karbohidrat meskipun jumlahnya lebih sedikit dibandingkan makanan yang mengandung karbonhidrat lain seperti yang disebutkan diatas. Anda bisa menggunakan buah dan sayur sebagai pelengkap untuk kecukupan karbohidrat sang anak.

4. Perhatikan Juga Gizi Lainnya

Baca Juga: 6 Tips Mengisi Liburan Sekolah dan Liburan Puasa Anak yang Menyenangkan

Meski karbohidrat adalah gizi yang baik untuk anak namun penuhi juga nutrisi anak lainnya dengan memperhatikan kesimbangan zat gizi lain seperti protein yang bisa didapatkan dari ikan, telur, daging, tahu tempe, dan kacang-kacangan. Vitamin, mineral, dan serat. Sehingga berat badan anak akan tetap seimbang.

Wanita kelahiran Bogor, 1 Mei 1994. Gemar membaca dan menulis di blog. Sekarang bekerja di Media Optify Indonesia sebagai Content Writer.

NO COMMENTS