Permainan Anak-Anak Tradisional Ini Bisa Mengasah Otak Anak

SHARE
Permainan anak-anak tradisional ini bisa mengasah otak anak

Seiring perkembangan zaman yang sudah berkembang pesat membuat permainan anak-anak tradisional  tergusur dan sudah jarang dimainankan anak-anak zaman sekarang.

Padahal dengan permainan anak-anak tradisional membuat proses sosialisasi anak bersama teman-teman menjadi meningkat. Namun saat ini banyak anak-anak yang hanya menghabiskan waktunya di rumah bersama gadjetnya.

Selain itu, permainan anak-anak tradisonal banyak memiliki manfaat salah satunya dapat mengasah perkembangan otak anak. Mengapa demikian?

Permainan anak-anak tradisional tidak membutuhkan gadjet berupa laptop atau ponsel. Permainan tradisional dapat membuat anak berfikir kritis untuk bisa memenangkan permainan. Lalu apa saja permainan anak-anak tradisional yang bisa mengasah otak anak? Simak Yuk

Permainan Anak-Anak Tradisional Yang Harus Dilestrasikan

Permainan anak-anak tradisional ini bisa mengasah otak anak

1. Kelereng

Permainan ini sangat seru. Jika anda kehaliran 90’an mungkin masih bisa merasakan asyiknya bermain kelereng. Uniknya kelereng ini beragam corak dan warna. Ukurannya pun beragam ada yang ½ inchi hingga 2 cm. Permainan ini harus dilestarikan. Selain bisa sebagai sarana sosialisasi anak, permainan ini juga membutuhkan strategi dalam memainkannya untuk memburu gacoan lawan.

2. Congklak

Siapa yang tak kenal permainan yang menengangkan ini. Permainan anak-anak 90’an ini bisa membuat kamu deg-degan karena takut gunung biji congklak kamu diambil lawan. Permainan congklak bisa mengasah otak kamu dengan baik karena pada permainan ini pemain harus mempunyai strategi untuk bisa mengambil biji congklak lawan sebanyak-banyaknya.

3. Bekel

Mungkin bagi sebagain anak laki-laki akan enggan bermain permainan tradisional ini. Permainan bekel dulunya sering dimainkan oleh anak perempuan. Bekel terdiri dari bola karet yang bisa memantul dan 5 buah biji bekel. Permainan ini bisa membantu mengembangkan otak anak karena bekel sendiri mempunyai taktik dan trik untuk bisa mengambil semua biji bekel dalam satu gempalan tangan.

4. Lompat Tali

Permainan anak-anak yang terdiri dari kumpulan rantai karet ini memang asyik dimainkan bersama teman dihalaman rumah atau di lapangan. Permainan ini membutuhkan konsentrasi penuh agar bisa masuk kedalaman irama lompatan dan sebisa mungkin tidak mengenai karet.

Baca Juga: Jangan Lakukan 3 Hal Ini Pada Bayi Prematur

Permainan-permainan itu harus tetap dilestarikan dan dikenalkan kepada anak-anak saat ini agar tidak tergusur dengan permainan gadjet yang membuat anak anti sosial disekitar lingkungannya. Keempat permainan ini bisa membantu mengembangkan otak anak agar anak menjadi cerdas dan bisa dibanggakan.

NO COMMENTS