Inilah Penyebab dan Solusi Anak Lambat Berjalan

SHARE
Inilah Penyebab dan Solusi anak lambat berjalan

Tidak semua bayi atau balita mengalami fase pertumbuhan yang normal. Fase pertumbuhan di dimaksud misalnya ketika anak berusia 12 bulan ia sudah bisa berjalan dan memasuki bulan ke 18 sang anak bahkan sudah bisa berlari. Jika sang anak mengalami fase dengan aturan bulan seperti itu maka anak itu memiliki fase pertumbuhan normal.

Sebagai seorang orang tua yang ingin melihat anaknya bisa cepat mandiri melakukan segala cara agar anak bisa berjalan. Namun ada juga anak yang mengalami fase pertumbuhan yang tidak normal. Pada bulan ke 12 atau tepat 1 tahun masih ada anak yang baru bisa merangkak. Mengapa hal itu bisa terjadi?

Anak yang terlambat berjalan atau mengalami fase pertumbuhan yang tidak normal disebabkan adanya kelainan fisik akibat gangguan otot atau otak.  Kelainan itu bukan karena faktor apapun. Gangguan otot atau otak anak bisa terjadi bisa dari lahir atau faktor keturunan orangtuanya. Adanya kerusakan syaraf otak pada anak dapat menimbulkan gangguan geraknya.

Selain adanya kerusakan otak, ada faktor lain yang bisa menjadi pemicu lambatnya anak berjalan yaitu perkembangan motorik kasarnya terlambat disebabkan kesimbangannya belum ada. Hal itu yang membuat anak takut untuk berjalan. Ia takut untuk mencoba berdiri sehingga tidak ada keberanian untuk mencoba berjalan.

Merubah pola asuh agar anak cepat berjalan

Inilah Penyebab dan Solusi anak lambat berjalan

1. Berikan perhatian

Anda harus bisa meluangkan waktu ekstra untuk memberikannya perhatian seperti bermain bersamanya, menceritakan dongeng, dan lain sebagainya. Cara ini ditempuh agar anak merasa nyaman dan merasa ada seseorang yang akan terus mendampinginya. Dengan begitu sang anak tidak akan takut untuk mencoba berdiri. Bahkan bisa juga anak dengan natural akan mencoba berdiri karena asik bermain dengan Anda.

2. Berikan Hadiah Mainan

Cara kedua ini ditempuh agar anak mau mencoba melangkah. Walaupun pasti jalannya akan tersendat namun jika sang anak sering berlatih dan di damping Anda, anak akan mau mencoba. Berikan imbalan berupa mainan kesukaan anak agar ia mau melatih berjalan.

Baca Juga: 3 Cara Agar Anak Mau Makan

3. Konsultasi ke dokter Anak

Jika sang anak masih belum bisa berjalan, segera konsultasikan ke dokter anak untuk memastikan apakah ada kelainan lain yang menyumbat syaraf anak.

Wanita kelahiran Bogor, 1 Mei 1994. Gemar membaca dan menulis di blog. Sekarang bekerja di Media Optify Indonesia sebagai Content Writer.

NO COMMENTS